««•»»
Surah An Naazi'aat 11
أَئِذَا كُنَّا عِظَامًا نَخِرَةً
««•»»
a-idzaa kunnaa 'izhaaman nakhiratan
««•»»
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
««•»»
What, when we have been decayed bones?!’
««•»»
Dan mereka akan bertanya pula dengan penuh keheranan: "Apakah kami akan dibangkitkan juga apabila telah menjadi tulang-belulang yang hancur lumat?".
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
("Apakah apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat) juga akan dihidupkan kembali?" Menurut suatu qiraat lafal Nakhiratun dibaca Naahiratun, artinya yang lapuk dan hancur.
««•»»
What! When we have been decayed bones?’ (nakhira: a variant reading has nākhira, ‘decayed and withered’), will we have life again?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Said bin Manshur mengetengahkan sebuah hadis melalui Muhammad bin Kaab r.a. yang menceritakan, bahwa setelah ayat ini diturunkan, yaitu firman-Nya, "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?"
(QS. An Naaziaat [79]:10)
Maka orang-orang kafir Quraisy berkata, "Sesungguhnya jika benar-benar kami akan dihidupkan kembali sesudah mati, niscaya kami benar-benar merugi." Lalu turunlah ayat berikutnya, yaitu firman-Nya, "Mereka berkata, 'Kalau demikian itu adalah suatu pengembalian yang merugikan.'"
(QS. An Naaziaat [79]:12)
Surah An Naazi'aat 11
أَئِذَا كُنَّا عِظَامًا نَخِرَةً
««•»»
a-idzaa kunnaa 'izhaaman nakhiratan
««•»»
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
««•»»
What, when we have been decayed bones?!’
««•»»
Dan mereka akan bertanya pula dengan penuh keheranan: "Apakah kami akan dibangkitkan juga apabila telah menjadi tulang-belulang yang hancur lumat?".
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
("Apakah apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat) juga akan dihidupkan kembali?" Menurut suatu qiraat lafal Nakhiratun dibaca Naahiratun, artinya yang lapuk dan hancur.
««•»»
What! When we have been decayed bones?’ (nakhira: a variant reading has nākhira, ‘decayed and withered’), will we have life again?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Said bin Manshur mengetengahkan sebuah hadis melalui Muhammad bin Kaab r.a. yang menceritakan, bahwa setelah ayat ini diturunkan, yaitu firman-Nya, "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?"
(QS. An Naaziaat [79]:10)
Maka orang-orang kafir Quraisy berkata, "Sesungguhnya jika benar-benar kami akan dihidupkan kembali sesudah mati, niscaya kami benar-benar merugi." Lalu turunlah ayat berikutnya, yaitu firman-Nya, "Mereka berkata, 'Kalau demikian itu adalah suatu pengembalian yang merugikan.'"
(QS. An Naaziaat [79]:12)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 10]•[AYAT 12]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of46
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=79&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#79:11
•[AYAT 10]•[AYAT 12]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of46
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=79&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#79:11


Tidak ada komentar:
Posting Komentar